Rindu Tak Berjudul

Rindu Tak Berjudul
Dian Megawati

 

Sayang…
Malam ini aku merindukanmu
Rindu kecupan sajakmu
Rindu belaian senyummu

Dan langitpun tahu aku disini menantimu
Menanti tanganmu menggenggamku
Menanti tatapan mata teduhmu

Rindumu itu candu
Setiap hari kuhisap meski di dada terasa sesak..

Rindumu itu kebahagian kecil
Setiap hari kurayakan dengan doa-doa dan tasbih rinai gerimis..

Rindumu itu senyuman
Setiap hari kusuguhkan dalam secangkir kopi suam, setiap pagi agar kau mengingatku..

Rindumu itu bayangan
Setiap hari menemani langkah kecil kakiku, tanpa lelah

Sayangku..
Aku ingin menjadi buih di lautan yang menghanyutkan pasir kenanganmu
Aku ingin menjadi matahari yang mengecup hangat keningmu setiap pagi
Aku ingin menjadi senja yang selalu kau tunggu
Aku ingin menjadi malam yang memeluk gelisah sepimu
Aku ingin menjadi rumah ternyaman yang kau singgahi, saat lelah menghampirimu

Sayang..
Tancapkan kata-kataku ini dalam ingatanmu
“Aku mencintaimu, tanpa akhir”

This entry was posted in @me_gaa, Puisi. Bookmark the permalink.

3 Responses to Rindu Tak Berjudul

  1. Cainabel says:

    Good😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s