Seruan Satu Nafas

Seruan Satu Nafas
Rayinda Kinanti

Aku merasakan hembusan lembut pada leher bagian belakang.
Perlahan dan lalu menghanyutkan…Aku merasakan dekapan tegap kedua lenganmu.
Membuat tubuhku merasa nyaman dipelukmu…

Aku rasa aku harus berbalik agar dapat menatap mata indahmu..
Menyentuh pipimu…
Berjingkat sedikit lalu mendekati wajahmu
Semakin dekat semakin menggebu…

Aku tak ingin memulai terlebih dulu!
Kubiarkan kau melumat penuh bibirku,
Merasakan basah-basahnya disana..
Menghapus kepedihan yang kurasa
Dan lalu kita bersatu, satu nafas..
Menyerukan cinta, satu suara..

Ah Kekasihku!

This entry was posted in @nankinann, Puisi. Bookmark the permalink.

One Response to Seruan Satu Nafas

  1. ghamtha says:

    Nice words..🙂.Wish you the best for always..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s