Aku yang Membenci Malam

Aku yang Membenci Malam
Aiz Pangeran

Setiap bertemu, kita tak pernah berjauhan.
Setiap memandangmu, aku tak pernah sekalipun berkedip.
Setiap menyentuhmu, kau tak pernah sekalipun menghindar.
Lalu kenapa, saat kudekap, hanya kosong yang kurasa.
Barangkali, aku terhanyut dalam kubang rindu yang kau buat semalam.

This entry was posted in @aizpangeran, Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s