Sepotong Doa yang Kita Kenang

Dian Megawati

Kekasih, matamu kunang yang aku kenang, menemaniku terjaga dari duka selepas senja tenggelam
Aku akan selalu singgah dalam kenangmu, pada malam-malam tanpa bintang
Menghapus satu per satu luka, membiarkan tapak-tapak dukaku menghilang perlahan
Sinarmu, akan menuntunku, mencari jalan pulang pada cintamu
Sebab cintamu, adalah rumah ternyaman untuk hatiku berdiam

Kekasih, pada rumah cintamu yang nyaman, aku belajar tentang kesabaran
Kita saling belajar merebahkan kenangan di beranda, membiarkannya tertiup angin
Aku mengerti…
Kau dan aku tenggelam dalam palung kenangan, sayang, dapatkah tangan kita saling menguatkan?
Jemariku akan mengisi celah kosong jemarimu
Dan jemarimu akan menuntun jemariku, mengajarkan untuk saling menitipkan doa-doa

Doa-doa itu, kelak yang akan mempertemukan kita, di bawah temaram senja
Senja merah jambu di tengah musim semi, saat yang tepat bebunga cinta bermekaran…

This entry was posted in @me_gaa, Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s