Tentang Rindu yang Kurasa

Tentang Rindu yang Kurasa
Rayinda Kinanti

Lelakiku yang entah siapa entah dimana,
Bacalah suratku ini ketika engkau sedang bersantai diri. Rebahkanlah tubuhmu disofa ruang tamu. Tinggalkanlah sejenak pekerjaanmu yang mampu menenggelamkan hari-harimu. Sempatkan untuk membaca surat cinta merah jambu dariku ini. Tak ada yang special memang, hanya berisi tentang cinta menganga yang kurasa…

Sayangku,
Pahamilah gelisah angin di antara buluh-buluh bambu yang meliuk ke kanan dan meliuk ke kiri, yang menggemerisik di antara sunyi
karena ada bisikan tentang gelisahku ini
Gelisah yang tak teredam kala mengingatmu

Sayangku,
ketika senja turun di bukit-bukit tak berpenghuni, ada rona yang dilukiskan pada latar langitnya.
Warna yang merah membara atau kadang-kadang lembayung
Dan segera kenalilah warnanya yang disapukan dari rinduku ini

Sayangku,
malam-malamku adalah catatan tentang cinta yang dinginnya menghangatkan dan memberi aroma rasa strawberry yang menggugah selera
Lalu aku jejaki purnama yang tenggelam di antara awan dan aku ingin terbenam bersama cinta yang kau bawa

Semoga engkau menyukai surat cinta merah jambu ini dan menyimpannya dalam hatimu

Aku yang mencintaimu,

This entry was posted in @nankinann, Puisi. Bookmark the permalink.

One Response to Tentang Rindu yang Kurasa

  1. @yogaDM says:

    Wow,baguzz ini katanya2
    intonasinya pasti lembut bgt,🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s