Penantianku Usai

PENANTIANKU USAI
Dia Megawati

 
Dear sayang, akhirnya layar aku kembangkan sendiri
Kau tahu ? sejauh mataku memandang
Luas terbentang lautan

Mentari senja melambaikan warna indahnya padaku
Isyaratkan akhir penantianku
Lautan masih sama membiru
Daratan yg kutinggalkan lebih menarik untukku

Meski akhirnya akan sepi sendiri, tak apa
Aku kembali sayang, pada titik awal saat hatiku kembali kosong
Semacam kutinggalkan kau saja di lautan, sendiri

Untuk memilih jalan yang bahagiakanmu
Maaf, aku tak suka dengan angkuhmu
Kesombonganmu yang memupus rasaku
Tiba tiba rasa hilang dan tak ingin pedulikanmu
Terlebih aku tak ingin membuang waktu berhargaku

Aku lebih senang menjadi mawar merah jambu di daratan sana
Menunggu seseorang menyiramnya dengan rasa sayang
Memetiknya di saat yang tepat di kebun cintaku

Dan pastinya bukan kamu ! Karena aku yang sekarang tak inginkanmu
Akan ada entah siapa menantiku di daratan sana, menawarkan bahagia
Selamat, kau terbebas dariku. Dan aku lebih bahagia karna rasa ini hilang
Cukup kata “Selamat Tinggal dan Jera pernah mencintamu”

Malam terang, 1 Muharam
Semarang, 7 Des 2010

Aside | This entry was posted in @me_gaa, Puisi. Bookmark the permalink.

One Response to Penantianku Usai

  1. @yogaDM says:

    Bagus! :thumbup:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s