Rasa yang Terlupa

Rasa yang Terlupa

Dian Megawati


Langkahku tertatih saat senja mulai semburat jingga

Tiba tiba rasa perih terbuka menganga

Rinduku padamu berpendar di batas cakrawala senja

Ingin aku lari menemuimu memelukmu erat

 

Adakah aku datang disaat yang tepat ?

Saat cinta lain membuat hatimu tersayat..

Aku sepertinya tersesat lebih jauh

Syndrom penyakit halusinasiku akan dirimu bergemuruh

 

Aku bisa apa ? hanya mengeluh

Apa aku bisa menyembuhkan luka lama itu ?

Seperti kau menyembuhkan lukaku

Dan aku hanya bisa memastikan hanya padamu hatiku menuju

 

Rasa sakit, takut, perih, sedih, bimbang, gundah, sepi

Berharap kau yang dapat musnahkan nanti

Saat hatimu mulai mulai kau tulis namaku abadi

 

Semarang, 26 Oktober 2010

Langit muram mulai menangis, hujan..

This entry was posted in @me_gaa, Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s